Jumat, 28 September 2012

Gunung Bulusaraung, Pangkep

Beberapa minggu yang lalu, tepatnya 31 Agustus 2012, zy dan empat orang teman jalan-jalan ke Bulusaraung. Bulusaraung adalah sebuah gunung yang berada di kabupaten Pangkep. Kalo ditanya tingginya, zy sendiri tidak tahu. Jujur, zy sendiri tidak pernah mengukurnya. Tapi menurut om google tingginya 1200 Mdpl. Benar ato tidak zy juga tidak tahu. Sekali lagi, zy tidak pernah mengukurnya secara langsung. Hehee...
Zy tidak bakal bahas banyak mengenai Bulusaraung. Sebab zy yakin sudah banyak tulisan mengenai hal ini. Mungkin zy lebih banyak membagi foto.
Let's see...

Tempat Camp (pos 9)

Kamis, 06 September 2012

Terima Kasihku Untuk Tuhan


Malam ini sedikit dingin, kawan. Menemani kesendirian ku di kamar berukuran 2x3m. (Doh, kok tiba2 jadi galau gini).

Apapun, malam ini, dan mewakili hari2 yang telah lalu, aq ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Allah SWT yang telah memberikan kesempatan untukku menjumpai tanggal 7 september untuk kesekian kalinya. Yah, tepatnya untuk ke-23 kalinya.
Terima kasih untuk_Nya yang selama ini telah dengan sabar menemani segala sifat jelekku.
Terima kasih telah menyayangiku lebih dari siapapun.
Terima kasih telah menjadi teman curhatku, tempatku berkeluh kesah ketika tidak ada lagi orang yang bisa ku percaya.
Terima kasih telah menuntunku, memberi petunjuk ke jalan yang benar.
Terima kasih telah menerima diriku dengan segala kekuranganku.
Terima kasih, Tuhan. Your my best friend, forever..

Pada kesempatan kali ini pula aq ingin minta maaf. Minta maaf pada_Mu Tuhan.
Maafkan aq atas segala dosa yang telah ku perbuat.
Maafkan aq atas janji2ku pada_Mu yang selalu ku ingkari.
Maafkan aq jika terkadang keluar dari jalan yang telah Engkau tunjukkan.
Maafkan aq atas segala keegosianku.
Maafkan aq jika pernah meragukan kehadiran_Mu
Maafkan aq, Tuhan...

Terima kasih atas 7 September yang telah qw berikan. :D

Kamis, 30 Agustus 2012

Serba Serbi KKN, lagi...

Sebelumnya, zy sudah menulis sedikit tentang KKN ini. Hmm, ato mungkin tepatnya share foto. hhe..

Oke lanjut.
KKN atau lebih lengkapnya Kuliah Kerja Nyata adalah sebuah program wajib dari Universitas sebagai salah satu syarat untuk lulus kuliah. Tidak KKN sama saja dengan tidak ingin lulus kuliah. Semua mahasiswanya kena, tidak ada yang luput darinya. Begitupun zy tentunya.

Banyak cerita mengenai KKN, mulai dari yang menyenangkan, menyebalkan sampai mengkhawatirkan.
Yah, zy sendiri sih cuma mendengar dari senior. Banyak yang mereka katakan. Cuma mereka bilang nda usah khawatir. Bawa asyik aja, maka semua akan baik-baik saja.

Sebenarnya zy sendiri tidak khawatir, meski tempat KKN nantinya adalah tempat yang sama sekali baru bagi zy. Katanya juga tempatnya nanti di kampung, akses kendaraan susah, sinyal apalagi. Air juga kadang2 sulit didapatkan. Tapi katanya tidak semua begitu. Bisa saja tempat kita masih ada hal2 yang tadi jika kita beruntung di tempatkan di kecamatan.

Dan sepertinya, zy termasuk dalam orang beruntung tersebut. Meski zy tidak di tempatkan di posko kecamatan, namun kami tinggalnya di kecamatan. (Bingung..? zy juga bingung gimana bahasakannya.)
Gini, zy di tempatkan di posko Limpomajang, Kec.Majauleng bersama enam teman zy yang lain. Namun, berhubung pak lurah Limpomajang tinggalnya di Paria (tempat posko kecamatan berada), maka kami pun tinggal di Paria. Sehingga untuk ke posko Limpomajang, kami setidaknya harus pergi dengan naik motor. yah, sekitar beberapa menitlah begitu. Perbatasannya tidak seberapa jauh memang.

Kamis, 19 Juli 2012

Serba Serbi KKN 82

Hello semua. Lama juga blog ini saya anggurin. Yah, terlalu banyak kegiatan membuat saya tidak punya cukup waktu untuk ngeposting tulisan di blog ini.

Key then. Kali ini saya mau berbagi sedikit cerita tentang KKN. Yuph, tahun ini saya sudah KKN, karena sks sudah mencukupi. Hmm, mulai darimana ya ceritainya.

Kemudian saya berubah pikiran. Hahaa...
Mungkin kali ini saya cuma mau berbagi foto saja dulu. Saya saat ini masih kekurangan ide untuk menuliskan perjalanan selama KKN.

Lets see.. :)

Empat personil posko Limpomajang. (Kurang tiga orang..hahaa..)

Cop..zy paling keren.. :=))

Sedang menjalankan proker foto keluarga

Rusak.. Wkwkwk....

Foto bareng personil SD 390 Limpomajang

Segitu dulu ya. Insya Allah postingan berikut bakal lebih lengkap tulisan dan foto-fotonya. :-D


Photo by : Aan & Asrul

Sabtu, 07 April 2012

Pulau Cangke, Pangkep...

Negara Indonesia terdiri dari beribu pulau. Kita semua tahu itu. Tapi, tahu saja tidak cukup kalo belum bisa mengunjungi. Tidak usah banyak-banyak. Cukup satu sajalah dulu dan yang mudah kita jangkau.
Suatu kebanggaan bagi saya pribadi bisa mengunjungi salah satu pulau yang berada di Indonesia, tepatnya Pulau Cangke, Pangkep, Sulawesi Selatan. Meski tak seindah pulau Bali, namun pulau Pulau Cangke cukup menarik untuk anda kunjungi. 

Pulau Cangke merupakan bagian dari Kepulauan Pangkep. Namun, untuk sampai kesana kita bisa berangkat dari pelabuhan Paotere. Untuk ke pulau Cangke kendaraan yang digunakan adalah perahu. Lama perjalanan sekitar tiga jam dari pelabuhan Paotere. Sekedar pemberitahuan saja bahwa sebelum berangkat, pastikan segala kebutuhan selama disana telah lengkap. Seperti air bersih (untuk dipakai masak dan minum), makanan tentunya, alat tidur (SB), tenda (untuk anda yang berniat camping), dan pakaian secukupnya (anda tentu ingin mandi bukan), serta jangan lupa obat-obatan (untuk jaga-jaga, kesehatan orang siapa yang tahu).

Mengapa hal tersebut di atas sangat dibutuhkan.? yah, untuk memastikan bahwa anda baik-baik saja selama berada di pulau tersebut. Di pulau ini, ketersedian air bersih sangat kurang, air bersih yang ada pun hanya air hujan yang ditadah. 

Sebelum lanjut, mari saya perkenalkan terlebih dahulu siapa-siapa saja yang tinggal di pulau. Pulau ini dihuni oleh sepasang suami istri yaitu Dg. Abu dan Dg Te'na. Untuk mengetahui lebih lengkap mengenai Dg. Abu dan Dg Te'na KLIK DISINI

Rabu, 28 Maret 2012

Lomba Foto Sadar Wisata 2012

Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia mengadakan Lomba Foto Pariwisata 2012, dengan total hadian jutaan rupiah.. Ayo kawan, sama-sama kita mengikuti lomba ini. Untuk info lebih lanjut  KLIK DISINI...

Pengalaman KAB

Beberapa hari yang lalu, dosen mata kuliah Dasar-Dasar Komunikasi Antarbudaya memberi tugas untuk menuliskan pengalaman saat berkomunikasi dengan orang yang berbeda budaya. Berikut yang sempat saya tulis...

Berbicara mengenai komunikasi antarbudaya, saya akan mencoba menceritakan sedikit mengenai pengalaman saya ketika di Malaysia dulu, tepatnya di Lahad Datu, Sabah. Jika kita lihat di peta, Sabah terletak di atas pulau Kalimantan. Bahkan seandainya Sabah menjadi wilayah Indonesia, maka ia akan menjadi Kalimantan Timur. Namun karena Sabah merupakan bekas jajahan Inggris, maka masuklah Sabah menjadi salah satu propinsi milik Malaysia.

Saya ke Sabah karena dipanggil oleh tante untuk membantunya dalam beberapa hal. Untuk sampai di Sabah, prosesnya tidaklah mudah. Apalagi pendatang illegal seperti saya. Sebenarnya, saya tidak sepenuhnya illegal. Saya memiliki surat lahir Malaysia (saya lahir di Malaysia, tepatnta Sabah). Namun, peraturan keimigrasian dan kependudukan di Malaysia sangatlah ketat. Jika sampai umur 12 tahun kita belum memiliki IC (kalau di Indonesia sebutnya KTP), maka surat lahir tidak akan berlaku lagi. Kecuali jika ada yang menjamin, yaitu ayah. Namun, karena ayah saya sudah meninggal dan hingga umur 12 tahun saya belum memiliki IC. Maka jadilah saya penduduk illegal di tanah kelahiran sendiri.