Kamis, 30 Agustus 2012

Serba Serbi KKN, lagi...

Sebelumnya, zy sudah menulis sedikit tentang KKN ini. Hmm, ato mungkin tepatnya share foto. hhe..

Oke lanjut.
KKN atau lebih lengkapnya Kuliah Kerja Nyata adalah sebuah program wajib dari Universitas sebagai salah satu syarat untuk lulus kuliah. Tidak KKN sama saja dengan tidak ingin lulus kuliah. Semua mahasiswanya kena, tidak ada yang luput darinya. Begitupun zy tentunya.

Banyak cerita mengenai KKN, mulai dari yang menyenangkan, menyebalkan sampai mengkhawatirkan.
Yah, zy sendiri sih cuma mendengar dari senior. Banyak yang mereka katakan. Cuma mereka bilang nda usah khawatir. Bawa asyik aja, maka semua akan baik-baik saja.

Sebenarnya zy sendiri tidak khawatir, meski tempat KKN nantinya adalah tempat yang sama sekali baru bagi zy. Katanya juga tempatnya nanti di kampung, akses kendaraan susah, sinyal apalagi. Air juga kadang2 sulit didapatkan. Tapi katanya tidak semua begitu. Bisa saja tempat kita masih ada hal2 yang tadi jika kita beruntung di tempatkan di kecamatan.

Dan sepertinya, zy termasuk dalam orang beruntung tersebut. Meski zy tidak di tempatkan di posko kecamatan, namun kami tinggalnya di kecamatan. (Bingung..? zy juga bingung gimana bahasakannya.)
Gini, zy di tempatkan di posko Limpomajang, Kec.Majauleng bersama enam teman zy yang lain. Namun, berhubung pak lurah Limpomajang tinggalnya di Paria (tempat posko kecamatan berada), maka kami pun tinggal di Paria. Sehingga untuk ke posko Limpomajang, kami setidaknya harus pergi dengan naik motor. yah, sekitar beberapa menitlah begitu. Perbatasannya tidak seberapa jauh memang.

Kamis, 19 Juli 2012

Serba Serbi KKN 82

Hello semua. Lama juga blog ini saya anggurin. Yah, terlalu banyak kegiatan membuat saya tidak punya cukup waktu untuk ngeposting tulisan di blog ini.

Key then. Kali ini saya mau berbagi sedikit cerita tentang KKN. Yuph, tahun ini saya sudah KKN, karena sks sudah mencukupi. Hmm, mulai darimana ya ceritainya.

Kemudian saya berubah pikiran. Hahaa...
Mungkin kali ini saya cuma mau berbagi foto saja dulu. Saya saat ini masih kekurangan ide untuk menuliskan perjalanan selama KKN.

Lets see.. :)

Empat personil posko Limpomajang. (Kurang tiga orang..hahaa..)

Cop..zy paling keren.. :=))

Sedang menjalankan proker foto keluarga

Rusak.. Wkwkwk....

Foto bareng personil SD 390 Limpomajang

Segitu dulu ya. Insya Allah postingan berikut bakal lebih lengkap tulisan dan foto-fotonya. :-D


Photo by : Aan & Asrul

Sabtu, 07 April 2012

Pulau Cangke, Pangkep...

Negara Indonesia terdiri dari beribu pulau. Kita semua tahu itu. Tapi, tahu saja tidak cukup kalo belum bisa mengunjungi. Tidak usah banyak-banyak. Cukup satu sajalah dulu dan yang mudah kita jangkau.
Suatu kebanggaan bagi saya pribadi bisa mengunjungi salah satu pulau yang berada di Indonesia, tepatnya Pulau Cangke, Pangkep, Sulawesi Selatan. Meski tak seindah pulau Bali, namun pulau Pulau Cangke cukup menarik untuk anda kunjungi. 

Pulau Cangke merupakan bagian dari Kepulauan Pangkep. Namun, untuk sampai kesana kita bisa berangkat dari pelabuhan Paotere. Untuk ke pulau Cangke kendaraan yang digunakan adalah perahu. Lama perjalanan sekitar tiga jam dari pelabuhan Paotere. Sekedar pemberitahuan saja bahwa sebelum berangkat, pastikan segala kebutuhan selama disana telah lengkap. Seperti air bersih (untuk dipakai masak dan minum), makanan tentunya, alat tidur (SB), tenda (untuk anda yang berniat camping), dan pakaian secukupnya (anda tentu ingin mandi bukan), serta jangan lupa obat-obatan (untuk jaga-jaga, kesehatan orang siapa yang tahu).

Mengapa hal tersebut di atas sangat dibutuhkan.? yah, untuk memastikan bahwa anda baik-baik saja selama berada di pulau tersebut. Di pulau ini, ketersedian air bersih sangat kurang, air bersih yang ada pun hanya air hujan yang ditadah. 

Sebelum lanjut, mari saya perkenalkan terlebih dahulu siapa-siapa saja yang tinggal di pulau. Pulau ini dihuni oleh sepasang suami istri yaitu Dg. Abu dan Dg Te'na. Untuk mengetahui lebih lengkap mengenai Dg. Abu dan Dg Te'na KLIK DISINI

Rabu, 28 Maret 2012

Lomba Foto Sadar Wisata 2012

Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia mengadakan Lomba Foto Pariwisata 2012, dengan total hadian jutaan rupiah.. Ayo kawan, sama-sama kita mengikuti lomba ini. Untuk info lebih lanjut  KLIK DISINI...

Pengalaman KAB

Beberapa hari yang lalu, dosen mata kuliah Dasar-Dasar Komunikasi Antarbudaya memberi tugas untuk menuliskan pengalaman saat berkomunikasi dengan orang yang berbeda budaya. Berikut yang sempat saya tulis...

Berbicara mengenai komunikasi antarbudaya, saya akan mencoba menceritakan sedikit mengenai pengalaman saya ketika di Malaysia dulu, tepatnya di Lahad Datu, Sabah. Jika kita lihat di peta, Sabah terletak di atas pulau Kalimantan. Bahkan seandainya Sabah menjadi wilayah Indonesia, maka ia akan menjadi Kalimantan Timur. Namun karena Sabah merupakan bekas jajahan Inggris, maka masuklah Sabah menjadi salah satu propinsi milik Malaysia.

Saya ke Sabah karena dipanggil oleh tante untuk membantunya dalam beberapa hal. Untuk sampai di Sabah, prosesnya tidaklah mudah. Apalagi pendatang illegal seperti saya. Sebenarnya, saya tidak sepenuhnya illegal. Saya memiliki surat lahir Malaysia (saya lahir di Malaysia, tepatnta Sabah). Namun, peraturan keimigrasian dan kependudukan di Malaysia sangatlah ketat. Jika sampai umur 12 tahun kita belum memiliki IC (kalau di Indonesia sebutnya KTP), maka surat lahir tidak akan berlaku lagi. Kecuali jika ada yang menjamin, yaitu ayah. Namun, karena ayah saya sudah meninggal dan hingga umur 12 tahun saya belum memiliki IC. Maka jadilah saya penduduk illegal di tanah kelahiran sendiri.

Minggu, 04 Maret 2012

Saya Tahu, Saya Salah

Hidup ini bak roda yang terus berputar. Kadang kita di bawah dan kadang di atas. Yah, perkataan itu sudah sangat sering terdengar di pelosok negeri ini. Kita hidup di dunia ini sebagai makhluk sosial yang setiap harinya dipenuhi dengan segala permasalahan yang kompleks. Namanya juga hidup, kalo tidak ada masalah, yah bukan hidup namanya.

Begitu pula yang menimpa diri saya pribadi. Saya hanyalah satu diantara sekian banyak manusia yang memenuhi ruang di muka bumi ini. Saya hanya akan bermakna ketika saya berinteraksi dengan orang-orang yang ada di sekitar saya. Keluarga, teman, sahabat, bahkan musuh sekalipun adalah orang-orang yang membuat saya masih memiliki makna hidup di dunia ini.

Saat ini saya tinggal di Makassar demi melaksanakan sebuah tanggung jawab sosial yaitu kuliah. Supaya nantinya bisa berguna bagi masyarakat, semoga. Tinggal jauh dari orang tua tidak membuat saya merasa sendirian. Saya sangat bersyukur memiliki sebuah keluarga di kampus Unhas yang katanya besar ini. Yah, saya memiliki keluarga yang sangat sempurna menurutku, KOSMIK. Tempat saya berproses untuk menjadi manusia yang lebih baik.

Saya memiliki keinginan yang sangat besar untuk membuat KOSMIK menjadi sebuah organisasi yang menyenangkan, yang semua orang nyaman di dalamnya. Melakukan ini dan melakukan itu untuk KOSMIK. Tapi, pada akhirnya saya melakukan sebuah kesalahan.

Kata-kata yang saya ucapkan tidak sesuai dengan apa yang saya lakukan. Katanya ingin melakukan apa saja untuk KOSMIK. Tapi nyatanya, baru awal-awal saya sudah melanggar komitmen yang saya bangun sendiri.
Saya tahu, Saya Salah. Namun, saya tidak ingin larut dalam kesalahan itu. Seseorang pernah bilang, kita tidak akan tahu kebenaran jikalau kita tidak pernah salah. Yang paling penting adalah tidak melakukan kesalahan yang sama. Semoga ke depannya, saya tidak melakukan kesalahan seperti ini lagi.

Sabtu, 03 Maret 2012

Selamat Ulang Tahun, Cubo

Hari kamis kemarin, tepatnya 1 Maret 2012, seorang sahabat berulang tahun. Namax Cubo, lengkapnya Azwar Marzuki. Kalo ditanya kenapa nama aslinya sangat berbeda dengan nama panggilannya, saya juga kurang tahu. Di hari ulang tahunnya yang ke-21 ini ia mendapatkan kado yang sangat istimewa, menurutku. Sebab, bulan ini ia resmi menjadi ketua KOSMIK periode 2012/2013. Selain itu, kami juga memberi surprise. Yah meskipun cuma sekedar menghadiahkan sebuah kue tart. Namun, bagi kami tidak peduli apa pun hadiahnya, yang paling penting adalah kami ikhlas dan kami peduli padanya. Kami akan selalu bersamamu.

Selamat ulang tahun our beloved friends, wish u all the best.